#ASK 1: Goals

Source: Pexels
Sebelumnya, saya memposting di Instastory “Topik apa yang kalian rekomendasikan untuk saya tuliskan di blog?” jawabannya beragam ada yang meminta saya menulis tentang mencintai diri sendiri, skripsi, politik, dan jodoh:”). Salah satu yang ingin saya tuliskan adalah topik yang direkomendasikan oleh Dhillah, one of my friends in university.

“Coba tolong tuliskan apa yang mendasari kamu untuk selalu prestatif. Why do you want to do that dan apa main reasonnya?”

Pada saat hari pertama di universitas, saya mendapatkan kuliah dengan seorang dosen yang sampai saat ini menjadi dosen favorite saya. Ibu bercerita tentang kuliah S1 di pendidikan Kimia UNJ, tempat dimana saya berkuliah sekarang. Kemudian Ibu juga bercerita tentang proses mendapatkan beasiswa S2 dan S3 di Australia. Pada saat itulah saya terinspirasi bagaimana saya harus menjalani studi S1 dan mempunyai tujuan setelah lulus S1.

Pertama, saya tidak merasa seprestatif itu karena saya tahu banyak yang memiliki lebih banyak prestasi jauh dibandingkan saya. Dah aku mah apa atuh. Alasan utama kenapa saya mengikuti banyak sekali kegiatan selain kuliah adalah karena saya punya tujuan. Apa tujuan saya? My ultimate goal adalah masuk surga, ini mah pasti. Tujuan hidup yang saya ingin ceritakan di sini adalah saya mau banget lanjut sekolah S2 di luar negeri belajar tentang education, sesuatu yang sangat saya suka. Nah, karena saya bukan dari keluarga yang memiliki banyak perusahaan dimana-mana, saya membutuhkan beasiswa. Karena sekolah S2 di luar negeri pasti butuh biaya yang tidak sedikit. Pendaftar beasiswa pasti ribuan orang, bagaimana saya bisa mendapatkan beasiswa tersebut? Ya berarti harus memiliki sesuatu lebih, dan berbuat lebih dari rata-rata orang. Saya mulai menulis dan merancang apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan saya tersebut. Saya mulai mengikuti berbagai organisasi, student forum, konferensi, kerelawanan dan kegiatan lainnya.

Dengan mempunyai tujuan ini, saya bisa menjadi seperti saya yang sekarang. Saya menjadi punya semangat untuk bangun setiap pagi, semangat untuk segera menyelesaikan skripsi saya, semangat untuk belajar bahasa inggris lagi, belajar untuk berbicara di depan orang banyak, belajar berani untuk berkomunikasi dan berdiskusi dengan orang dari negara yang berbeda. Saya jadi lebih percaya diri. Saya jadi punya semangat untuk berbagi apa yang saya punya walau hanya sedikit, walau hanya sekedar cerita. Saya jadi punya teman dari negara lain dan universitas lain di Indonesia, teman saya menjadi lebih beragam. Saya jadi mengetahui kekurangan saya dan mulai belajar menjadi versi terbaik dari diri saya, bukan versi orang lain.

Saya bersyukur dengan apa yang saya telah capai sampai saat ini, tapi saya lebih bersyukur saya memiliki tujuan dan sadar akan pentingnya punya tujuan hidup di waktu yang tepat. Saya tidak kebayang kalo misalnya saya tidak punya tujuan ini, mungkin hidup saya akan datar-datar aja, tidak punya tekad untuk mencapai susuatu, tidak punya target untuk dicapai dalam hidup, dan tidak semangat untuk berkembang menjadi saya yang lebih baik.

Ada orang yang pernah berkata seperti ini. “Menurut kalian apa hal yang paling mengerikan di dunia ini? Hal yang paling mengerikan menurut saya adalah ketika tidak mempunyai tujuan” totally agreed.

Saya tidak bilang bahwa tujuan saya adalah yang terbaik. Setiap orang pasti memiliki tujuan hidup yang berbeda:)

Kalo misalnya tidak tercapai gimana? Malu gak? Engga, karena saya bukan Tuhan. Saya cuma bisa berusaha, yang memutuskan segala hasilnya adalah Allah SWT. Dia yang mengetahui yang terbaik untuk saya, mungkin ada hal yang jauuuuh lebih baik dibandingkan kuliah S2 di luar negeri. Dengan saya punya tujuan ini saya jadi mau berusaha lebih dan keluar dari zona nyaman saya yang hanya kuliah saja. 

"And yet, we all expect to achieve our goals. but just because you didn't win or didn't achieve your goals, it doesn't mean you didn't work hard.
That's why I prefer to reward effort instead achievement. to me, effort is the real achievement. and luckily for you and me, effort is one of the few things in life that we can control.
So, no matter what you do, control your effort. that means; give it your all." - dariusforux.com 
Dosen saya pernah berkata seperti ini “Berprestasi adalah salah satu cara saya mensyukuri hidup.” Setuju banget.

 Allah berfirman dalam QS. Adz-Dzariyat:56 ”Dan tidaklah aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku”. Semoga niatnya selalu untuk beribadah kepadaNya.

Salah satu anak murid saya pernah bertanya “Apa mimpi Ibu?” mimpi saya adalah setiap karya yang saya buat dan kegiatan yang saya lakukan bisa bermanfaat bagi orang banyak. Siapa tau aja dengan adanya tulisan ini banyak yang mengaminkan tujuan hidup saya, hehe. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat!;)

Comments

Popular Posts