What I Learned from Beauty and the Beast


Setelah penantian panjang film yang ditunggu akhirnya rilis juga, 
yap Beauty and the Beast. Pengorbanan melakukan pre order tiket karena ingin menonton di hari pertama rilis akhirnya terbayar karena filmnya bagus banget. Musik, alur cerita, pesan dari filmnya, dan semuanya tersampaikan dan disajikan dengan baik, juara deh. 

Dari dulu memang suka banget menonton film tentang princess mulai dari Cinderella, Snow White tetapi yang diperankan oleh manusia bukan versi kartunnya karena berasa lebih hidup dan lebih tersampaikan pesannya. 

What I learned about Beauty and the Beast; even in the darkest moments the brightest sunshine will rise. Just be patient, keep moving, working hard and smart.
Source: Pinterest

Tentang cinta di film Beauty and the Beast. Ehmmm. Ya seperti judulnya kita akan benar-benar mencintai seseorang ketika kita mampu memahami orang tersebut secara mendalam bukan hanya dari segi luarnya saja dan mengambil pelajaran dari segala sisinya. Oh mereka (si cantik dan si buruk rupa) mulai dipersatukan ketika mereka mempunyai kesukaan yang sama, suka baca buku.

Scene yang paling saya suka dalam film ini adalah ketika mereka saling berdiskusi tentang buku yang mereka baca dan disitulah mereka tertarik satu sama lain. Menurut saya orang akan jauh lebih menarik ketika mereka membaca dan menyukai banyak buku. Ketika si buruk rupa menunjukkan kepada Belle bahwa dia mempunyai perpustakaan besar dan berisi banyak sekali buku. Kelihatan sekali mata Belle berbinar-binar.
 
Source: Pinterest
Bukan hanya tentang jodoh, saya juga merasakan tentang pertemanan di film ini, kita akan semakin erat ketika kita punya suatu ketertarikan yg sama. Misalnya saya punya temen yg waktu SMP kita tidak terlalu dekat, tiba-tiba jadi lebih dekat semenjak SMA, ketika kita sama-sama mengetahui bahwa kita suka membaca beberapa blog yg sama. Ada juga teman yang beda jurusan tapi dia memfollow Instagram saya, karena saya membaca buku yg dia baca juga. See? Kita akan dikumpulkan dengan orang yang mempunyai ketertarikan sama dan saya baru benar-benar memahaminya ketika menonton film Beauty and the Beast.

Salah satu teman saya Fadhillah Isa pernah menulis caption di Instagramnya tentang lebih mengedepankan isi dari pada bungkus dan ini bener banget. Bagaimanapun penampilan kita kalau kita mempunyai isi yang bagus ya tetep aja kelihatannya menarik. Nah ini match banget dengan apa yg saya dapatkan di Beauty and the Beast. Meskipun pangerannya buruk rupa tapi as long as he has a big heart and really loves reading, he doesn’t look bad anymore.
Source: Pinterest
Tentang Belle
Keluarga Belle itu punya pola pikir yg beda, dan warga desa sepakat bahwa dia adalah gadis yang sangat cantik, tetapi Belle aneh menurut mereka karena Belle sering melakukan sesuatu yang warga desa tidak lakukan salah satunya, dia suka baca dan bermimpi besar. Nah Belle merasa resah dan bertanya kepada ayahnya, kenapa ayah kok aku beda? "Belle kita hidup di desa yang kecil dan mereka jarang melihat dunia luar dan membaca, itu sebabnya mereka berpikiran tertutup (close minded). Jadi, mereka kurang bisa menerima sesuatu hal yang berbeda dari kebiasaan mereka" . Entah kenapa saya merasa bagian ini banyak terjadi di kehidupan nyata.


Beauty and the Beast should be on your movie list this year

Comments

  1. iyaaaak bagian terakhir tulisan ini...... bener banget. That also what I noted from this awesome movie!!
    thankyou for making this writing, cuden agree more with every single words.

    ReplyDelete
  2. Dear Cucu, i just read your beuatiful words here hoho gonna see more of your posts then ;) btw is that me that followed you because one day in my instagram's explore I saw your post capturing my fav author Gretchen Rubin's book "happiness project". I didnt know you before but I was so happy to see someone liked her book, so I followed you first. Hehe since then, (if you noticed) i, sometimes intendedly check your feeds on instagram whether you post more some books I bought loh! Hoho.
    Anw, so happy to see your bio saying you love writing and reading :) keep on that track cuu! ❤
    So sad i just deactivated my old blogspots and move to tumblr^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank youuuuuu Dhil. Salah satu following Instagram favorite akuu:)

      Delete

Post a Comment

Popular Posts